Follow us:
0852-8523-5289 / 0813-1616-0973

LAPORAN SAFARI DAI YAMJA: PESANTREN BANGET!

blog-detail-img.jpg
  • 5 Juni 2018
  • YAMJA
  • 07:17

Alhamdulillah, lewat perantara rekan-rekan penggiat dakwah di Pontianak, saya berkesempatan menyambangi saudara-saudara kita yang sedang “diuji” Allah dengan harus “tinggal” di Rutan Kelas II Pontianak.
Kamis (31/05) sore saya datang ke lokasi disambut petugas di depan pintu rutan yang selalu tertutup rapat. Hanya saja di pintu besi kokoh itu tertempel selembar kertas putih bertulis informasi jam kunjung rutan.
Setelah menyampaikan maksud kedatangan saya, petugas memberi saya kartu identitas pengunjung untuk saya kalungkan di leher.
Berjalan beberapa langkah masuk, di lapis kedua ada pintu berjeruji. Pak Kasimun (berfoto bersama saya), Kabid Pelayanan rutan, bersiaga di sekitar pintu khas hotel prodeo itu. Pria setengah baya itu sibuk mengarah-arahkan alur kerja para petugas dan penghuni rutan.
Obrolan ringan dengan Pak Kasimun terputus ketika saya dijemput oleh seorang penghuni rutan yang juga dipercaya menjadi ketua dewan kemakmuran masjid rutan.
Menyusuri lorong berpagar jeruji besi di kanan kiri, ada rasa “ngeri-ngeri sedap” menyelinap dalam hati. Maklum ini adalah kali pertama saya “masuk penjara”.
Tiba di masjid, perasaan saya sudah lebih tenang. Tanpa saya duga, kenangan lama berkelebat di benak saya.
Betapa tidak. Melihat para penghuni rutan yang duduk bershaf, berpakaian koko, bersarung, berkopiah, menghadap mushaf di depan mereka, perasaan “ngeri-ngeri” saya hilang seketika, tinggal sedapnya.
Pikiran saya dibawa mundur ke masa beberapa tahun silam, ketika saya bersama teman-teman seperguruan mulai belajar membaca kitab kuning di bawah bimbingan kyai dan ustadz-ustadz kami.

WhatsApp Image 2018-05-31 at 17.35.37 - Copy
Apalagi, tak jarang diantara jamaah masjid rutan yang membiarkan jenggot mereka tumbuh indah menjurai.
“Subhanallah, amazing! Pesantren banget!” teriak batin saya.*
(H.S.- Ramadhan 1439 H di Pontianak bersama KPQN dan Yayasan Amal Mulia Jakarta)

 
Tags: