Follow us:
0852-8523-5289 / 0813-1616-0973

INGIN JADI PEMAIN BOLA YANG SALIH

  • 8 Januari 2019
  • YAMJA
  • 10:41

Pengurus YAMJA Bag DIKLAT PELAJAR telah sukses mengadakan kegiatan OUTBOND PELAJAR YAMJA 2018. Mengingat bahwa Pelajar Islam perlu mendapat bimbingan agar tidak mengalami kebingungan dalam menjalankan kegiatan outdoor, Lingkungan pergaulan pelajar di sekitar kita cenderung rusak, Perlu pelatihan hidup di alam bebas semenjak usia dini agar pelajar bisa terbiasa di dikemudian hari. Tahapan dasar kegiatan outdoor yang akan sangat berkesan di masa mendatang bagi anak-anak pada saat ini. Menjalin ukhuwah sesama anak muslim dengan berbagai latar belakang profesi orang tuanya.


Acara “OUTBOND PELAJAR YAMJA : CAMPING DAN TREKKING KE KAWAH RATU GUNUNG SALAK” ini sukses dilaksanakan pada Sabtu Ahad 22-23 Desember 2018. Bertempat di CAMPING GROUND BATU TAPAK DAN KAWAH RATU Jl. Raya Cangkuang KM. 12, Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat 43358


Acara tersebut diikuti 11 Pelajar Usia SD (kls 3-6) SMP DAN SMA dari Jakarta dan Bekasi. Acara yang menghabiskan dana sekitar 4,5 juta ini mendapat dukungan dari beberapa sponsor dan juga Iuran dari peserta.
Diawali dengan berkumpul di masjid Alislam Bekasi pada Sabtu jam 08:00, para peserta dengan semangat sudah melakukan persiapan dari pagi hari. Tampak beberapa orang tua mengantar putra tercintanya. Rombongan bertolak ke lokasi acara pada pukul 08:30 WIB. Kondisi jalanan relatif lancar dari Jakarta ke arah Bogor. Ketika keluar tol Bocimin, maka di daerah jalan raya Sukabumi mengalami kemacetan. Sopir truk akhirnya berinisiatif mengambil jalur alternatif agar tidak terjebak kemacetan di pasar Cicurug.

Lokasi Tenda Obor Yamja 2018

Selepas masuk pertigaan arah Cidahu, ternyata mobil rombongan mengalami sedikit masalah pada saluran solarnya sehingga suara mesin ‘Mbrebet’-tersendat. Bahkan sampai beberapa kali berhenti. Sopir juga sampai terlihat panik, karena mesin ngos-ngosan ketika berada di tanjakan. Dan akhirnya sampai juga di lokasi acara pada jam 13:00.
Kegiatan pertama adalah mendirikan tenda. Peserta langsung diajak praktek bagaimana cara mendirikan tenda dom yang benar. Diselimuti cuaca yang mendung dan sedikit gerimis, maka panitia dan peserta cepat-cepat mendirikan tenda tersebut.


Setelah beberap tenda berdiri, acara berikutnya adalah salat zuhur dan dan asar, dengan dijamak dan makan siang. Selepas makan siang, acara pembukaan dimulai. Tak kenal maka tak sayang. Dimulailah acara perkenalan semua peserta. Ramah tamah dan juga pengenalan medan yang akan peserta hadapi.


Panitia mengenalkan kepada para peserta mengenai seluk beluk hidup di hutan. Apa saja ancaman dan bahayanya. Di sesi perkenalan, maka disampaikan juga cita-cita dari masing-masing peserta. Ada yang ingin jadi ustad, ada yang ingin jadi hafid, jadi pejuang, mujahid. Bahkan ada yang ingin jadi pemain bola yang salih.


Jam menunjukkan jam 16:30 sore. Ini saatnya acara trekking perdana. Acaranya adalah treking ke curug dua undak dan mandi. Setelah masing-masing menyiapkan baju ganti, para peserta dipandu panitia berjalan menuju ke lokasi curug dengan jarak sekitar 2 km. Jalanan yang naik turun dan bekas diguyur hujan menyebabkan jalan menjadi licin. Jam 17:15 peserta sampai di lokasi acara. Mereka dengan senang dan kedinginan mandi di air terjun dua undak. Karena waktunya sudah sore, maka hanya ada beberapa peserta yang ada di lokasi tersebut. Sekitar 30 menit mandi, akhirnya panitia memutuskan untuk pulang ke tenda. Akhirnya peserta sampai ke tenda masing-masing jam 19:00 karena sudah mulai kecapean dengan rute yang naik turun. Acara berikutnya adalah solat mahrib dan isya. Disusul dengan makan malam. Sesi setalah isya adalah acara tilawah dan juga tausiyah yang dibawakan oleh ust Henri Al Hafid.


Jam, 20:30 adalah acara yang sangat menarik. Tampak panitia dan peserta sudah mengambil posisi PW. Ada acara apakah gerangan, acara malam ahad di tengah hutan kayak gini………(bersambung)
Simak laporannya di Artikel selanjutnya

Demikian kegiatan OBOR 2018 ini. Support dari para sponsor dan juga orang tua wali yang mengikutkan anaknya pada kegiatan ini kami ucapkan jazakumullah khaira. Juga kepada para panitia yang telah berusaha sekuat tenaga menjalankan program dari awal sampai selesai. Selebihnya kami berterima kasih dan memohon maaf atas segala kekurangan. Disusun pada 8 Januari 2019

 
Tags: